Jumat, 21 Februari 2020
Minggu, 16 Februari 2020
Sakura Berdarah (Chapter 3)
https://pixabay.com/id/vectors/siluet-laki-laki-hitam-dan-putih-1789199/
Klark mulai menyerang secara membabi buta,
Harumi terlihat masih berdiri dengan kaki yang bergetar. Klark kemudian
menyerang secara frontal dan hampir mengenai Harumi, keberuntungan sepertinya
berpihak pada Harumi karena tidak terkena serangan frontal tersebut. Sebelum
Harumi siap Klark langsung menyerang titik bagian fatal Harumi.
“Szzzt
(dengan cepat)”
Ryu sudah berada di hadapan Harumi dan
menahan serangan dari Klark. Dengan santai Ryu menahan serangan Klark
seolah-olah sedang menahan serangga. Klark langsung meyerang Ryu dengan tangan
satunya lagi. Ryu menahan kembali dengan sangat mudah.
“Apa
kau sudah selesai?”
“Cih,
siapa kau?”
“Bukan
siapa-siapa.”
“Kau
beruntung kali ini, Harumi. Awas kau nanti.”
“A-apa
kau baik-baik saja Ryu?”
“Lain
kali jangan membuat masalah jika kau tidak bisa menanganinya.”
“Ba-baik.”
Ryu kembali menuju kelas. Duduk sendirian
di samping jendela menatap langit yang luas. Menatap dengan penuh makna yang
dalam tapi penuh kekosongan. Ryu berdiri lalu berjalan keluar kelas melewati
lorong gedung yang sepi, beberapa kelas terlewati dan akhirnya terhenti di
ujung lorong. Mengingat kembali saat bertemu terakhir kalinya di sekolah ini
dengan orang yang disayangi. Tamat.
Itu yang tertulis olehku di sebuah website
yang kusukai. Cerita yang sangat pendek tapi mengingatkan diriku sendiri. Nama
Dava yang terukir di dalam diriku saat aku terlahir.
Aku berdiri dari meja dan menuju ke bawah
mengambil beberapa minuman dingin untuk menyegarkan tubuhku. Berjalan keluar
melewati dapur dan menatap langit. Terlelap dalam malam yang berbintang,
matahari bangkit dari tempatnya menyinari bumi ini. Terbangun dari tidur yang
terasa singkat. Bersiap-siap menuju sekolah, setelah itu aku berangkat ke
sekolah. Seseorang menyapa saat aku berjalan, “Dav, apa kau sudah menyelesaikan
tugas hari ini?”.
Aku hanya mengangguk dengan lambat lambat.
Setelah beberapa saat Mark membuka topik tentang bunga sakura yang indah. Tidak
terasa bahwa sekolah sudah di depan mata. Mark langsung masuk ke dalam dan
menarik kursi lalu duduk. Pelajaran di mulai dengan cepat, aku lirik langit yang berseberangan dengan jendela. Terlihat pohon sakura yang mekar dan terlihat berwarna merah muda. Saat mengalihkan pandangan terjadi sesuatu dan....
Bersambung.....
Jumat, 31 Januari 2020
NADIRA: Chapter 1
01
Nadira Angelica, Seorang gadis berambut panjang yang
sedang berjalan di lorong sekolah nya. Namun tiba-tiba seorang temannya
menabrak dengan sengaja sambil tertawa, Nadira tidak berniat untuk membalasnya
dan kembali berjalan menuju kelas bernyanyi yang sebentar lagi akan segera dimulai.
Dengan
merdu Nadira bernyanyi dan sampailah Nadira di lirik akhir, “Nadira kamu sudah
sangat baik dalam bernyanyi, sekarang kamu boleh pulang dan beristirahat” ujar
Pak Rudi guru vokalnya. “Baik pak terimakasih” balas Nadira seraya
meninggalkan ruangan musik itu. Sepanjang jalan pulang Nadira hanya melamun,
tidak jelas memikirkan apa.
***
Malam
ini Nadira sedang duduk dan melamun di balkon rumahnya, tanpa disadari setetes air mata meluncur begitu saja melewati pipinya yang sangat lucu itu, “Kurang
baikkah aku kepadanya?” Nadira bertanya pada diri sendiri, dia teringat akan
perlakuan salah satu temannya yang sangat menyakiti hatinya.
Bruk!
Seorang gadis terjatuh tidak
sengaja tertabrak Nadira yang saat itu
sedang berjalan di area sekolah. Nadira panik dan langsung membantu gadis itu
untuk berdiri. Ternyata gadis itu adalah Citra, dia teman yang menyebalkan. Citra sering mencurahkan isi hatinya kepada Nadira tentang masalah-masalahnya. Namun, sikap Citra seringkali menyakiti hati Nadira walaupun tujuannya
hanya untuk sekadar bercanda. Tapi,
Nadira belum bisa menerima bahkan sampai saat ini. “Aduuh Citra maaf banget aku tadi buru-buru soalnya udah
ditunggu sama yang jemput” ucap Nadira merasa bersalah, “Maaf, maaf sakit tau!”
balas Citra meringis pelan karena sakit yang ia rasakan.
“Yaudah aku cariin obat dulu ya,
kamu tunggu di sini” titah Nadira yang langsung meninggalkan Citra. Beberapa menit
kemudian, Nadira datang membawa beberapa obat untuk mengobati Citra. “Sini
Citra, aku obtain dulu, mana yang sakit?” tanya Nadira dengan lembut kepada
Citra. “Udahlah gak usah! Sama aku aja!” ketus Citra seraya mengambil obat-obatan
itu dari tangan Nadira dengan kasar. “Udah sana pulang, ngapain masih disini?”
bentak Citra. Sambil menahan tangis, Nadira berdiri. “Yaudah, sekali lagi aku
minta maaf”. Setelah itu Nadira pergi meninggalkan Citra. Masih tersimpan rasa
bersalah dan rasa sakit hati di dalam benak Nadira.
Sesampaionya dirumah, ponsel Nadira berbunyi
menandakan ada pesan masuk. Tertulis di situ nama dari si pengirim pesan. Itu
Citra.
Citra J : WOI ! SAKIT
NIH KAKI AKU !
Nadira Angelica : Yah L sakit banget
emang ? Maaf yaa… Aku gak
sengaja tadi
Citra J :
SEGAMPANG ITU?
Nadira Angelica : iya aku bener bener minta maaf, aku gak
sengaja, mau maafin aku?
Citra J : G.
Jleb!
Hati Nadira terasa begitu sakit menghadapi temannya
yang satu ini. Seribu kebaikan yang diberikan Nadira sebelumnya terlupakan
dengan satu kesalahan dia waktu itu, dan itu tidak sengaja.
TO BE CONTINUED....
Tinggalkan jejak yaa !
Fadillah Rahmania
Fadillah Rahmania
Jumat, 01 November 2019
Selamat Tinggal Kakek

Selamat Tinggal Kakek
Kakek…
Aku kesepian
Tiada teman kuajak tertawa
Setiap sakit yang kulalui
Entah kenapa
Hati ini merindukan dirimu
Orang yang kuanggap
Seperti ayah keduaku
Ya Allah…
Hanya satu keinginanku saat ini
Yaitu bertemumu kakek
Aku tahu itu
tak mungkin
Tapi setiap aku mengingatnya
Bak hatiku ditusuk pedang
Kakek aku minta maaf
Meski berkali-kali
Maaf belum bisa menjaga nenek
Maaf belum bisa menjadi anak pintar
Maaf belum bisa menjadi anak saleh
Kakek selamat tinggal
Oleh: Varrel Ibnu Farras S.
Kamis, 31 Oktober 2019
Sakura Berdarah (chapter 2)
Seseorang dengan membawa blade kini telah masuk ke dalam ruangan kepala sekolah. Ryu dan Orochi langsung mengunakan CID—alat untuk membuat senjata dari partikel. CID akan membentuk senjata dari partikel–partikel sekitar, sehingga lebih efisien dan disesuaikan dengan penggunanya. Setelah memakai CID, Ryu mengeluarkan pedang katana yang sangat bagus, pedang katana itu sangat ramping, ringan, dan sangat-sangat tajam. Suasana menghening dan Ryu tidak bergeming sama sekali.
“Hahaha, kau berani mengganggunya. Dia Ryu Sang Dewa Kematian, sebentar lagi kau akan mati.”
Ryu langsung mengarahkan pedangnya kepada orang itu.
“SLAAASH”
Hanya seketika pembunuh itu sudah tidak memiliki kepala lagi dan darah mulai membanjiri lantai.
“Astaga, kau masih seperti dulu. Tak pernah melepasakan mangsa dan orang yang mengganggumu. Tapi sayang kau tidak memberikanku kesempatan menyiksanya.”
“Jangan bicara omong kosong, aku ditugaskan untuk menjaga sekolah ini dan memusnahkan organisasi gelap. Kepala organisasi sudah menugaskanku untuk membantumu juga.”
“Baiklah, agar kita mudah berkomunikasi aku akan menenmpatkanmu di kelas 10-AZ”
“Jangan lupa kodenya adalah serigala putih”
Setelah itu Ryu pergi ke kelasnya dan setelah sampai ke kelas guru menyuruhnya untuk memperkenalkan diri.
“Semuanya kita kedatangan murid baru. Tolong perkenalkan diri.”
“Halo, namaku Ozora Ryu, tolong bantuannya.”
Para siswa dan siswi mulai membicarakan Ryu. Dan guru itu bernama Lani dan Bu Lani mempersilahkan Ryu duduk. Seperti biasa Ryu memilih kursi di ujung dan cukup dekat dengan jendela. Di sebelah kanan Ryu duduklah seorang gadis bernama Ozora Harumi, dia adalah salah satu bunga sekolah. Gadis itu berambut pirang, memiliki wajah yang cantik, bulu mata yang lentik, dan memiliki kulit putih yang halus dan lembut. Gadis itu kira-kira berumur 16 tahun.
“Mmm, apakah…aku boleh…berteman…denganmu.”
“……”
Ryu tidak menjawab sama sekali. Gadis itu mulai malu dan agak ketakutan. Ryu meliriknya dan berbicara padanya.
“Hahh, baiklah. Siapa namamu?”
“Se-sepertinya nama keluarga kita sama dan na-namaku Ozora Harumi.”
“Deg,deg.” Itu membuat Ryu mengingat kejadian kelam hidupnya. Seketika Ryu langsung terdiam, gadis itu terdiam karena tidak tahu harus apa. Lalu guru pelajaran bela diri datang dan memecahkan keheningan seketika. Guru itu berbicara di depan kelas dan mengajak kami menuju gedung pelatihan. Semua siswa mulai menaiki eskalator dan mereka memasuki gerbang--untuk mengganti pakaian secara otomatis. Ryu melewati gerbang itu dan memakai pakaian khusus. Tidak berselang lama mereka tiba.
“Baik, semuanya saya adalah pelatih tempur kalian dan nama saya Karl. Sekarang kalian boleh mencoba mengeluarkan senjata sesuai karakteristik kalian dengan CID. Baju tempur kalian juga akan menyesuaikan dengan kekuatan kalian.”
Semua siswa mencoba menggunakan CID, ada beberapa siswa yang kesulitan. Ryu hanya melihat yang lain, lalu terlihat Harumi sedang diajak untuk berduel dengan seorang laki-laki. Tiba-tiba siswa tersebut mengajukannya ke Pak Karl, lalu diijinkanlah duel tersebut. Sudah terlihat jelas bahwa laki-laki itu akan menang dengan telak dan bahkan Harumi tidak ada kesempatan karena Harumi sama sekali belum membangkitkan senjatanya.
Semua bersorak dan mendukung siswa laki-laki itu dan semua orang memanggil namanya.
“Klark,Klark,Klark,Klark,Klark.”
Ryu hanya duduk di kursi penonton sambil menutup mata dan tidak menghiraukan semuanya.
“Tiiiing,Tiiing,Tiiing.”
Tanda pertarungan di mulai,semua bersorak dengan semangat untuk meyemangati Klark.
Bersambung…
Jumat, 11 Oktober 2019
Galaknya Petugas Imigrasi
Ini pengalaman aku waktu pertandingan di Singapura. Aku
sama tim ku berangkat pakai pesawat dan perjalanannya itu sampai 2 jam. Ketika
sampe di Singapura, aku takjub banget! Soalnya bandaranya baguss! Lagian aku
memang pertama kali ke luar negeri. Pokoknya bandaranya bagus banget dan sangat
super bersih. Sebelum kita keluar dari bandara, harus cek passport dulu. Nah,
ngecek nya itu di loket loket gitu. Di setiap loket ada pintu kecil. Kita harus
antri didepan pintu itu kalau mau nge cek passport. Kan aku gak tau ya kalau
pintu itu harusnya di bukain sama petugas lewat tombol di loket. Ya udah,
karena aku kira otomatis aku jadi bingung. Kok gak ngebuka ya? Rusak? Akhirnya
aku dorong dorong dan aku gebrak pintu loketnya hahahaha. Petugasnya bukan
malah ngasih tau, malah ngelirik aku sambil memasang muka judes. Aku gak ngerti
arti lirikan itu. Jadi terus aja aku dorong dorong tuh pintu. Malah petugas
lain yang ngasih tau gimana kerja pintunya. Tim ku juga bukannya ngasih tau
malah ketawa! Aku atlet silat paling muda yang ada di timku, jadi sering di
ketawain kalau salah.
Pertandingannya berjalan lancar, aku juga menikmati saat
saat di negara Singapura. Setelah ke Singapura timku mau ke Malaysia. Sebelum
keluar dari negara Singapura, kita harus cek ulang passport sama kayak waktu
mau masuk ke negara ini. Passportku di kasih sampul yang terbuat dari kulit biar
gak cepet rusak. Ketika cek passport, aku di tanya tanya banyak banget sama
petugas! Kayak “mau kamana? Kesini bareng siapa? Mau ngapain ke malaysia? Ke
singapura ngapain?” aku tidak akan keberatan di tanya tanya kalau orang yang
nanya nya SANTAI. Petugas ini marah marah nanya nya. Aku masih kelas 1 SMP,
pertama kali keluar negeri, aku bener bener gak tau. Tapi ini bukan negara aku,
yaudah aku jawab aja pelan.
Waktu
petugasnya nge cek passport aku, dia bilang “HEH!? Ape ni?? Kok dibungkus kulit
gini?! Saye jadi susah buka nya! Buka dulu sana!”. Ya udah aku buka in tempat
kulitnya. Nih ibu ibu kagak bisa santuy apa!? Aku dari tadi diem doang. Setelah
dimarahin gak jelas, aku cepet cepet lari, takut banget. Temen temen aku
dibelakang malah ketawa sambil megang pasport ditangan mereka.
~Salsabilla Prima K~
Jumat, 04 Oktober 2019
Si Anak Badai - Tere Liye
Badai
Bukan Musuh, Badai Teman Kami
Judul buku : Si Anak Badai
Pengarang : Tere Liye
Penerbit : Republika penerbit
Kote terbit : Jagakarsa,Jakarta
Halaman : 320 halaman
Harga buku : Rp.98.000
Pengarang : Tere Liye
Penerbit : Republika penerbit
Kote terbit : Jagakarsa,Jakarta
Halaman : 320 halaman
Harga buku : Rp.98.000
Si Anak Badai adalah karya terbaru dari Tere Liye yang
diterbitkan pada Agustus 2019 lalu. Buku ini adalah seri pertama dari serial
anak-anak istimewa. Kali ini Tere Liye membawakan tema yang tidak jauh dari
buku-buku sebelumnya, yaitu perkampungan nelayan.
Buku ini bercerita tentang kehidupan seorang anak
nelayan bernama Zaenal yang tinggal di suatu kampung bernama Manowa. Suatu hari
ada sekelompok orang datang dan mengatakan akan membuat pelabuhan di Kampung
Manowa. Mereka mengatakan kalau kampung manowa adalah tempat yang cocok selain
itu dengan adanya kapal dari berbagai tempat akan menaikkan ekonomi warga. Penduduk
tidak setuju dan merasa tergusur, akhirnya Zaenal dan penduduk lainnya mencari
cara untuk menggagalkan rencana pembuatan pelabuhan tersebut. Setelah jerih
payah dan usaha yang mereka lakukan, akhirnya semua itu membuahkan hasil.
Si
Anak Badai ini adalah buku yang bagus. Dari sampulnya sudah mencerminkan isi
ceritanya. Sampulnya menarik perhatian
walau dengan desain yang sederhana dan warna yang tidak terlalu mencolok, yang
memberikan kesan yang berbeda. Bahasanya mudah dimengerti dan ceritanya tertata
dengan rapi.
Di sini
diceritakan Zaenal sebagai tokoh utama memiliki cerita hidup yang luar biasa.
Di tempat ia tinggal, ia bisa mendapatkan banyak pengalaman yang belum tentu
bisa kita dapatkan . Poin utama yang bisa kita ambil adalah kerja sama dan
kekompakan. Pentingnya persatuan dalam sebuah kelompok, agar kita tidak
terpecah belah. Di sini sudah dicontohkan, saat penduduk tidak ingin dibangun
pelabuhan mereka kompak mencari cara. Karena kerja
sama dan kekompakanlah yang membuat penduduk berhasil.
Almandiena Az-Zahra, Siswi kelas VII SMP Tunas Unggul yang hobi menggambar
Ikuti akun IG @zahrandien1
Rabu, 02 Oktober 2019
Sakura Berdarah (Chapter 1)
Ilustrasi: Steemit.com
Tahun
2035 Jepang mulai menjadi negara yang memiliki teknologi termutakhir di dunia. Negara Jepang masih
memiliki taman bunga sakura yang rimbun. Namun biasanya di Jepang para kelompok
atau organisasi gelap dari belahan dunia banyak yang bersembunyi di Jepang. Di
sebuah sekolah SMA, bernama SMA 24AB yang merupakan salah satu SMA terfavorit
di Kota Tokyo. SMA 24AB memiliki luas tanah sebesar 3 hektare yang terdapat
1.000 siswa di sana dan disana terdapat fasilitas Simulator Medan Tempur. SMA
24AB bertujuan melatih agen
baru -- untuk melawan organisasi gelap. Biasanya SMA 24AB melatih siswa menggunakan
komputer dan persenjataan teknologi tinggi.
Terdapat sebuah rumah yang berwarna putih
, memiliki teknologi rumah termutakhir di dunia, dan memiliki halaman serta
taman yang cukup luas. Di dalam rumah
itu terdapat seorang laki-laki berumur sekitar 18 tahun yang sedang duduk di
sofa, ia memakai baju berwarna hitam, memiliki rambut yang rapi, wajah yang
sangat tampan, dan ia memiliki tatapan mata yang tajam. Dia terus
memperlihatkan mata yang sangat tajam, seperti tatapan kosong yang tak
berujung. Laki-laki itu masih meminum teh yang masih panas dengan sebuah kue,
dan laki-laki itu bernama Ozora Ryu.
Seperti biasa awal masuk sekolah sangat membosankan,
Ryu langsung menuju ke ruangan kepala sekolah. Sebenarnya Ryu adalah Agen tingkat
SS--tingkat tertinggi. Dan diperintahkan untuk menjaga sekolah itu karena
sekolah itu merupakan incaran berbagai organisasi gelap di belahan dunia --Internasional. Di ruangan kepala sekolah Ryu langsung melapor.
“Hei,
sepertinya sudah lama kita tak bertemu. Benarkan Orochi.”
“Hmmh,
sepertinya kau tak lupa dengan sahabatmu ini.”
“Hahahaha
(dengan suara kecil),bagaimana aku lupa denganmu kawan. Kita yang sudah membantai
3 Organisasi gelap saat tiga tahun lalu.”
“Tugas
apa yang diberikan kepala organisasi padamu?”
“Tugasku
adalah….”
Tiba
– tiba ada seseorang yang memecahkan jendela, “Kraang” .
Bersambung…
Minggu, 15 September 2019
Wattpad & Webtoon, Positifkah? Introduction: Kreativitas Imajinasi dengan Cerbung
Imajinasi manusia tidaklah terbatas menurut ia sendiri. Hanya Tuhan yang mampu membatasinya.
Tak sedikit di era serbadigital ini, sahabat Reaksi! yang sampai pada laman ini mungkin sudah tak asing dengan penyedia laman cerita secara bebas dan gratis, Wattpad!
Laman tersebut memberikan kemudahan bagi siapapun yang ingin mengakses cerita dengan membaca, membagikan (share), bahkan membuat suatu tulisan yang umumnya cerita -tanpa batasan jumlah kata/karakter- secara bebas. Telah banyak penulis di Wattpad yang konsisten hingga karyanya diadaptasi menjadi media novel hingga film.
Seiring dengan kemudahan dan kebebasan berekspresi tersebut nyatanya disadari dan dimaanfaatkan utuh oleh para penikmat cerita (fiksi). Sebagian bermula dari tamasya keluar dari buku fisik ke bacaan digital atau sekadar mengikuti tren topik-topik seru seputar persahabatan, misteri, juga tentunya, asmara -atau yang disebut anak zaman now- 'bucin'. Hingga kini penulis belum yakin dengan makna dan maksud kata 'bucin' itu sendiri, hah.... Namun, kini selain Wattpad, Webtoon yang lebih dulu hadir dengan serial dibubuhi animasi nyatanya menjadi penyalur ekspresi keresahan, kegamangan, kegalauan, hingga sarana seseorang menjadi populer dengan karya.
Alasan terakhir penulis tersebut merupakan kewajaran, bila kita bandingkan dengan tren remaja kekinian yang cenderung stuck dengan suatu aktivitas saja, semisal membuka media sosial memantau time line, scroll terus menerus, membaca dan turut komentar postingan orang lain, dan membagikan aktivitas harian yang berharap ada respon dari orang yang diharapkan. Juga remaja yang kebal, maaf, pantat dan mata berjam-jam, seharian di depan layar radiasi dengan misi menuai rekor dan menjadi personil e-sports atau gamer dunia. Penulis tak bermaksud anti dengan hal-hal itu, namun kenyataannya dunia kini seakan menjamin hak remaja dengan alasan-alasan tersebut. Namun, penulis berpandangan kitalah yang seharusnya mengontrol gadget bukan justru sebaliknya.
Oleh karena itu, kembali ke pembahasan Wattpad/ Webtoon mania tadi hehe, ini setidaknya lebih produktif. Jenis karya yang ada di dalamnya berupa cerbung (cerita bersambung) yang selalu kita nantikan episode (chapter) berikutnya karena penulis berhasil membuat kita penasaran dan excited, mungkin.Ya, aktivitas yang memacu imajinasi kita -dengan membaca cerita, apalagi kita sendiri yang membuat cerita- akan merangsang sel-sel otak menjadi aktif, menjadikan kita lebih hidup layaknya manusia yang berpikir. Betul, hidup ini semakin rumit dengan masalah-masalah yang hadir, sehingga sejak dini (remaja) otak dan hati perlu dirangsang karena selalu ada makna atau pelajaran di setiap kisah yang kita baca.
Satu hal terpenting! Sebagai umat beragama yang mengedepankan keimanan & ketakwaan, nilai-nilai yang tak sesuai cukuplah kita apresiasi saja, jangan sampai kisah Wattpad/ Webtoon yang dibaca seolah hadir dalam kehidupan nyata kita.
Ingat, kita sendirilah yang menentukan skenario hidup!
Oleh karena itu, tidak setiap kisah baik dan bermanfaat, setelah membacanya kamu harus berdiskusi dengan orang tua, kakak, atau guru di sekolah. Apakah kisahnya yang dibaca baik? Bermanfaat? Bisa diambil hikmah dalam kehidupan kita sehari-hari? So, sebelum mengapresiasi dan menulis karya yang terinspirasi dari kisah-kisah di Wattpad atau Webtoon kamu wajib lho bertukar ide dulu terutama dengan guru bahasa yang paham teknik penulisan agar kisah kamu seru, menarik, tapi tetap berfaedah. nah, betul itu!
Oleh karena itu, tidak setiap kisah baik dan bermanfaat, setelah membacanya kamu harus berdiskusi dengan orang tua, kakak, atau guru di sekolah. Apakah kisahnya yang dibaca baik? Bermanfaat? Bisa diambil hikmah dalam kehidupan kita sehari-hari? So, sebelum mengapresiasi dan menulis karya yang terinspirasi dari kisah-kisah di Wattpad atau Webtoon kamu wajib lho bertukar ide dulu terutama dengan guru bahasa yang paham teknik penulisan agar kisah kamu seru, menarik, tapi tetap berfaedah. nah, betul itu!
Dengan dasar itulah Reaksi 2019-2020 meluncurkan RUBRIK CERBUNG di laman SASTRA. Ini untuk menampung ide, kreativitas bercerita yang pasti banyak dimiliki siswa SMP-SMA Tunas Unggul tapi masih banyak yang enggak tau, hehe. Yuk, yang punya ide nulis cerita tapi galau, bingung, takut dan sebagainya, datang ke perpus atau diskusi sama penulis dan personil Rekasi! dijamin karya kamu keren dan berfaedah! Bagi yang ingin membuat tulisan seperti ini (esai) juga boleh diposting di sini. Gak cuma siswa, guru juga boleh kok, Mantap!
So, semangatlah membaca, semangatlah menulis, semangatlah belajar dari banyak kisah kreasi anak manusia di muka bumi ini. Salah satunya Cerbung Reaksi!
Penulis,
Panggih Cahtyo Setiaji, S.Pd.
(Penghuni Perpus yang juga Wali Kelas 8 W dan Pembina Reaksi!)
Silakan baca cerbung pertama kami... (klik judul di bawah ini)
Sakura Berdarah (Chapter 1)
Senin, 15 Juli 2019
Reaksi Magz Vol 3: Menjadi Generasi Digital Positif
Alhamdulillah Reaksi Magz Vol (Edisi) Ketiga 2019 telah terbit! Ini merupakan hasil kerja keras tim Reaksi SMP dan SMA Tunas Unggul yang telah menghimpun beberapa informasi dan karya sejak semester ganjil 2018-2019 lalu. Dengan tim redaksi serta beberapa rubrik baru diharapkan meningkatkan minat menulis sekaligus menjadi kebanggaan SMP dan SMA Tunas Unggul Bandung.
Kami ucapkan terima kasih kepada Yayasan Tunas Unggul, kepala sekolah, para guru dan siswa, juga Aisyah Tiara dan Faris Hafizan Hakim selaku penyunting tata letak.
Dengan dukungan semua pihak, semoga kami tetap konsisten dalam berkarya untuk menggerakan lingkungan sekitar secara positif.
Sila unduh selengkapnya

Bagikan (share) link ini di media sosialmu jika menarik dan positif!
Kami sangat menanti apresiasi berupa kritik maupun saran pada kotak komentar di bawah ini.
Salam Karya!
Sabtu, 18 Mei 2019
Ther Melian: Chronicle - Shienny M. S.
Judul buku : Ther
Melian: Chronicle
Penulis : Shienny
M. S.
Penerbit : PT Elex
Media Komputindo
Tahun terbit : 2016
Jumlah halaman : 368
Ther Melian: Chronicle merupakan novel yang ditulis oleh Shienny M. S.
Buku ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2011 yang kemudian diterbitkan
kembali dengan revisi pada tahun 2016. Buku ini adalah serial kedua dari
Tetralogi Ther Melian dan disusul dengan dua novel spin off serta serial web komik “TM Academy” yang kemudian
diterbitkan versi komiknya.
Vrey adalah seorang Vier-Elf,
setengah manusia setengah Elvar, yang
merupakan seorang pencuri. Vrey memiliki masa lalu yang indah sekaligus pahit
dengan Valadin, seorang Elvar yang
sangat berambisi untuk mengembalikan kejayaan bangsa Elvar. Valadin rela menghalalkan segala cara demi terwujudnya
ambisi tersebut.
Sebelum Valadin memiliki ambisi tersebut, di masa lalu Vrey sempat
jatuh cinta pada Valadin. Vrey tinggal di Falthemnar, pedesaan bangsa Elvar, untuk sementara atas permintaan
Valadin dan akhirnya pergi atas kemauannya sendiri.
Pada serial kedua ini Vrey dan Aelwen akhirnya berhasil membuat Jubah Nymph. Dalam perjalanannya Vrey
mengetahui rahasia terbesar Aelwen, bahwa ia adalah seorang Pangeran Kerajaan
Granville, Leighton. Vrey merasa sangat kecewa karena selama ini ia percaya
bahwa Aelwen adalah seorang wanita, sama sepertinya. Namun ternyata semuanya
hanyalah kebohongan belaka.
Pada serial ini Vrey ditangkap dan dimasukkan ke Menara Albinia,
penjara dengan keamanan tingkat tinggi. Tak ada satupun orang yang dapat keluar
dari sana setelah masuk. Vrey dan
Leighton menghadapi situasi hidup dan mati saat menghadapi kelompok
Valadin. Lourd Haldara, petinggi
bangsa Elvar pun gugur dalam
peperangan kali ini.
Serial Chronicle ini sangat
memainkan perasaan pembaca. Mulai dari terungkapnya rahasia Aelwen, Valadin dan
Leighton yang bekerja sama demi membebaskan Vrey dari Menara Albinia, pertemuan
Vrey dengan ayahnya setelah bertahun-tahun terpisah, dan segala pengkhianatan
dan tipu muslihat yang dibuat begitu hebatnya.
Novel yang bertema fantasi ini dapat membuat pembaca terus penasaran
dengan cerita lanjutannya. Dengan dibumbui oleh sedikit romansa antara para tokoh,
membuat novel ini semakin menarik untuk dibaca. Konflik-konflik yang
dimunculkan pun sangat relevan pada kehidupan, seperti pertemuan dengan seorang
ayah yang bahkan tidak pernah terasa kehadirannya dalam hidup kita, namun tak
lama setelah itu harus mengatakan salam perpisahan untuk selamanya.
Membutuhkan imajinasi yang
tinggi saat
membaca novel ini, karena terdapat beberapa penggambaran satwa mistis yang
kurang jelas, sehingga dapat menimbulkan salah konsep. Meskipun begitu, ilustrasi
yang diberikan dapat menutupi
kekurangan tersebut dan dapat membantu kita dalam penggambaran satwa-satwa
mistis tersebut. Ilustrasi peta yang disajikan pun dapat membantu kita untuk
lebih memahami jalannya cerita. Novel ini sangat disarankan untuk pembaca yang
menyukai tema petualangan fantasi, karena di dalamnya terdapat banyak
satwa-satwa mistis dan juga petualangan yang sayang untuk dilewatkan. Novel ini
mengajarkan kita untuk terus berusaha demi mencapai apa yang kita impikan.
Jangan mudah menyerah, karena seperti kata pepatah, ada banyak jalan menuju
Roma.
Deffina Widya Yasmin, Siswi kelas XI SMA Tunas Unggul yang hobi hiking
Ikuti akun IG @deffinawdy_
Deffina Widya Yasmin, Siswi kelas XI SMA Tunas Unggul yang hobi hiking
Ikuti akun IG @deffinawdy_
Rabu, 15 Mei 2019
Dia Adalah Kakakku (Bidadari-bidadari Surga) - Tere Liye
Judul buku : Dia Adalah Kakakku
Penulis :
Tere Liye
Penerbit :
Republika
Tahun terbit : (Diperbarui Oktober 2018)
Jumlah halaman : 398 halaman
Ketika
orang tua tiada maka kakak tertua selalu memegang tanggung jawab, bahkan rela
apapun untuk melihat adik-adiknya bahagia.
Dalimunte
sedang menjelaskan sebuah penelitian barunya tentang hari kiamat. Saat di
tengah penjelasan Dalimunte mendapat sebuah pesan yang mengejutkan. Bukan hanya ia saja namun adik-adiknya yang lain yang mendapat pesan itu. Ikanuri, Wibisana, dan Yashinta sedang ada berada
di luar negeri dan Gunung Semeru. Setelah mereka semua mendapat pesan itu
seketika muka mereka semua pucat dan langsung pergi dan membatalkan semua acara
mereka. Dalam perjalanan pulang mereka mengalami rintangan yang sulit.
Yang pertama sampai adalah Dalimunte, ia
pun langsung melihat Kak Laisa yang lemah sakit. Setelah itu datang juga adik-adik
lainnya hanya saja Yashinta tidak ada kabar. Ternyata Yashinta kecelakaan saat
di Gunung Semeru karena terjatuh dan pingsan. Setelah terselamatkan dan tiba di
rumah, Kak Laisa meminta Yashinta menikah. Setelah menikah Kak Laisa sangat
senang. Kemudian, Kak Laisa pergi meninggalkan mereka semua saat fajar di
Lembah Lahambay, Mereka teringat betapa besar pengorbanan kakaknya meskipun hanya
kakak tiri tapi cintanya kepada adik-adiknya. Mereka pun berkata “Dialah Kak Laisa.
Dia adalah kakakku.”
Di
dalam buku ini terdapat banyak peristiwa yang mengharukan dan menyentuh. Buku
ini bisa mempermainkan perassan pembacanya. Dalam buku ini terdapat
pengorbanan,kasih sayang,keluarga. Meskipun saaat pertama kali pembaca bisa
saja bingung ketika membacanya buku ini saya cukup karena diawalnya membahas
sebuah pesan tentang cinta keluarga.
Buku ini adalah seri
Bidadari-Bidadari Surga hanya saja sampulnya sudah diperbarui. Dalam buku ini hampir
tidak ada kekurangan justru uniknya adalah segala suasana sungguh dapat
dirasakan sehingga perasaan kita seakan dipermainkan oleh penulis. Buku ini
juga terdapat pembelajaran yang sangat mendalam untuk hubungan persaudaraan
kakak dan adik. Sangat recommended
untuk remaja tentang bagaimana pengorbanan seseorang agar bisa sekolah.
Varrel Ibnu Farras Suryana (7 Prime)
Ikuti akun IG @varrelibnufarras
Varrel Ibnu Farras Suryana (7 Prime)
Ikuti akun IG @varrelibnufarras


01.17
Reaksi SMP TU















