Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Mei 2017

Manfaat Bermain Game


Sahabat Reaksi pasti sudah tidak asing lagi dengan game. Beberapa di antara kita bahkan mungkin menjadikan bermain game menjadi sebuah rutinitas yang biasa dilakukan sehari-hari. Kabar gembira untuk para gamers, ternyata game memiliki segudang manfaat bagi fisik maupun jasmani kita. Apa sajakah itu?

1.     Meningkatkan IQ dan EQ
Rata-rata para gamers memiliki IQ dan EQ yang cukup tinggi. Game biasanya memiliki level-level atau tingkatan tertentu. Nah, hal itulah yang bisa membuat para gamers menjadi tertantang dan membuat strategi-strategi baru. Selain itu, game juga dapat mengontrol emosi orang yang memainkannya.


2.     Melatih kemampuan berbahasa Inggris
Kebanyakan game yang biasa kita mainkan berbahasa Inggris, sehingga tanpa disadari, kita pun jadi terbiasa menggunakan bahasa tersebut. Daripada mahal-mahal mengeluarkan uang untuk les bahasa Inggris, lebih baik kita menggunakan cara simpelnya saja, yakni bermain game.

3.     Melatih koordinasi mata dan tangan
Bermain game juga sebenarnya dapat melatih ketangkasan dan yang paling jelas terlihat adalah koordinasi mata dan tangan. Sementara mata kita melihat ke arah layar, tangan kita juga bekerja, baik di keyboard, mouse, dan sebagainya, sehingga kita harus membagi fokus antara mata dan gerakan tangan.

4.     Melatih kemampuan problem solving
Semakin rumit game yang dimainkan, semakin banyak pula masalah yang ada. Maka, kita akan terus berusaha untuk memecahkan masalah tersebut, serumit apapun masalahnya demi memenangkan game tersebut.



5.     Meningkatkan kepercayaan diri
Aksi-aksi yang kita lakukan di dalam game  selalu diberi apresiasi berupa reward dan semacamnya. Hal itulah yang membuat kita selalu bersemangat serta percaya diri akan keberhasilan yang akan didapatkan. Bila kita gagal pun, selalu ada dorongan untuk mencoba dan memperbaiki kesalahan-kesalahan kita hingga dapat berhasil memenangkan game tersebut.

            Selain yang telah disebutkan di atas, masih banyak lagi manfaat dari bermain game. Meskipun begitu, sahabat Reaksi tidak boleh bermain game secara berlebihan karena tidak baik bagi kesehatan tubuh.





Penulis : Shofi
Foto : Dikutip dari berbagai sumber

Selasa, 24 Januari 2017

Tahap-Tahap Membuat Film




                 Film merupakan serangkaian gambar diam, yang ketika ditampilkan pada layar akan menciptakan ilusi gambar bergerak karena efek fenomena phi. Ilusi optik ini memaksa penonton untuk melihat gerakan berkelanjutan antar objek yang berbeda secara cepat dan berturut-turut . Proses pembuatan film merupakan gabungan dari seni dan industri. Apakah sahabat Reaksi! sudah tahu tahap-tahap membuat film? Mari kita simak beberapa penjelasan singkat di bawah ini.
1.        
        DEVELOPMENT / PENGEMBANGAN IDE
Untuk dapat mengembangkan ide, tentu saja kita harus memiliki ide terlebih dahulu. Ide dapat berasal dari sutradara, penulis skrip, atau produser. Baik dari salah seorang dari mereka maupun ketiganya. Kerjasama antara ketiganya disebut Triangle System. Setelah memiliki ide, kemudian dikembangkan lagi menjadi sebuah skrip atau skenario.




2.       PRA PRODUKSI / PERSIAPAN
Pra produksi ialah melakukan rekrut kru, casting pemain, survey dan perizinan, sewa alat, fitting, persiapan properti, dan persiapan setting atau latar tempat. Rekrut kru dan casting pemain membutuhkan surat kontrak bermaterai. Setelah para pemain terpilih, mereka harus membaca skrip dan berlatih sesuai dengan tokoh yang diperankannya.


3.       PRODUKSI / PELAKSANAAN
Tahap ini adalah pelaksanaan shooting. Proses shooting terbagi menjadi dua, yaitu perekaman gambar (visual) dan perekaman suara (audio).


4.       PASCA PRODUKSI / PENYEMPURNAAN
Pasca produksi ialah melakukan editing, composing, visual effect (animation), sound effect, dan mastering. Pada tahap ini, yang paling banyak bekerja adalah editor karena pekerjaan seorang editor adalah mengedit atau memberi sentuhan terakhir pada sebuah film.



5.       DISTRIBUSI / PENYEBARAN
Penyebaran film dapat mealui bioskop, televisi, internet (youtube, dsb.), DVD, maupun layar tancap.


                Ingat, pembuatan film memerlukan kerjasama antar anggota. Dalam pembuatan film, kita tidak  bisa hanya bekerja individual. Jadi, membuat film juga ternyata tidak hanya menambah wawasan, namun juga melatihn kesabaran, kerjasama tim, dan rasa tanggung jawab. Apakah sahabat Reaksi! tertarik mencoba membuat film?


Penulis : Shofi
Foto : dikutip dari berbagai sumber

Jumat, 18 November 2016

Tujuh Cara Sederhana Melestarikan Lingkungan


Saat ini lingkungan hidup kita sudah sangat tercemar, seperti polusi yang mengotori udara akibat dari emisi gas kendaraan bermotor juga sungai yang tercemar oleh limbah pabrik. Tentunya yang sering kita hadapi, sampah rumah tangga yang tidak sempat terolah. Kita tentu tidak hanya berdiam diri menunggu semua kerusakan di masa depan, kan?
Nah, sahabat Reaksi! agar dapat melestarikan lingkungan dari kerusakan itu, saya mengajak teman-teman untuk melakukan cara-cara sederhana di bawah ini:
C:\Users\PANGGIH_CS\Downloads\spunbond bag wine_1381908744.jpg
  1. Buat tumpukan kompos di kebun teman-teman atau menggunakan kompos sampah. Ini membantu daur ulang sampah makanan dan bahan yang dapat terurai oleh organisme mahluk hidup lainnya.

  1. Ketika pergi berbelanja, biasakan untuk tidak untuk memakai kantong plastik. Hal ini untuk mengurangi jumlah sampah plastik yang terurai (hancur) selama100 tahun! Jadi, gunakanlah eco-tas atau tas berbahan kain polyester yang ringan, awet, dan tetap keren.

  1. Ikutilah acara menanam pohon sebanyak dan sebisa mungkin agar teman-teman mengerti dan tahu cara menanam berbagai pohon dan tumbuhan serta merawat lingkungan yang asri.


    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhg3pN_vU-2OZqMhJdOxHb8tolkvfrKo7jUPRbe4sYMJXlUPdoCvOQJr8DzCl3MQlTy26QebCKhRekvS6sPkFTdqcIUQl7NghrXagUK-vv_gwhFgmkIP8qEJBaN8f1lGrNnS6W6d0oczZw/s1600/bersepeda-ke-kantor.jpg


     
  1. Menggunakan kendaraan umum untuk pergi kemanapun terutama ketika musim liburan atau lebih baik bersepeda setiap hari. Hal ini untuk mengurangi kemacetan juga polusi udara. Apalagi bila bersepeda kita menjadi sehat dan bisa berinteraksi serta belajar mengamati hal yang menarik dari orang lain secara langsung.

  1. Jangan menuangkan atau membuang bahan kimia dan limbah minyak ke tanah dan ke saluran pembuangan yang mengarah ke aliran air.

    Kirim botol minum, kertas, sisa minyak yang sudah digunakan, baterai lama dan ban bekas ke depot daur ulang atau pembuangan yang aman. Bahkan, kita juga bisa belajar mengolah bahan daur ulang menjadi kerajinan yang unik.



  1. Sediakan tempat sampah organik dan anorganik di rumah untuk memilah jenis sampah yang berbeda. Jika memungkinkan, pisahkan bahan yang tidak dapat terurai untuk didaur ulang.


C:\Users\PANGGIH_CS\Downloads\bisnis-plan-kerajinan-limbah-plastik.jpg



Penulis: Marsha
Foto: dikutip dari berbagai sumber

Flat Earth


oleh Syahfina Nurul Zahrani
Foto: astronomy-event.com

Flat earth/bumi datar adalah suatu kepercayaan yang menyatakan bahwa bumi berbentuk datar. Teori ini dimulai dari abad 19, pencetusnya adalah Samuel Birley Rowbotham (1816-1884). Dia adalah seorang penemu Inggris dan penulis yang menulis Zetetic Astronomi: Earth Not Globe dengan nama samaran "Parallax". Menurut metode Rowbotham, yang ia sebut Zetetic Astronomi, bumi adalah sebuah pesawat tertutup, berpusat di Kutub Utara dan dibatasi sepanjang tepi luarnya oleh dinding es, dengan matahari, bulan, planet, dan bintang hanya beberapa ratus mil di atas permukaan bumi.
Percobaan yang ia lakukan adalah Bedford Experiment di tahun 1838, Belford sendiri adalah sebuah sungai di Norfolk, Inggris. Percobaan ini dilakukan untuk membuktikan apakah bumi benar-benar bulat seperti bola (sphere).           
Secara sistematis, bila total luas lingkar 25.000 mil, seharusnya dalam jarak 6 mil (9,7 km) sudah ada lengkungan (curvature). Tapi Samuel mencoba melihat kapal setinggi 5 kaki menggunakan teleskop yang didirikan setinggi 8 inch yang ditaruh di atas air sungai Berford, dan begitu kapal tersebut sudah melewati jarak lebih dari 6 mil (9,7km) masih bisa terlihat dengan teleskopnya.
Dari sudut pandang islam, kita bisa melihat bagaimana beberapa ayat Al-Quran berhubungan dengan teori flat earth.
1.      Q.S Al-Hijr : 19 , “Dan kami (Allah) telah menghamparkan bumi….”
2.      Q.S Al-Baqarah : 22 , “Dialah Allah yang telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan (firasy) bagimu.”
3.      Q.S Qaf : 7 , “Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah di pandang mata….”
4.      Q.S An-Naba : 6-7 , “Bukankah kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak?”
5.      Q.S Al-Ghasyiyah : 20 , “Dan bumi bagaimana dihamparkan?”

Secara telektual, ayat-ayat tersebut mengatakan bahwa bumi ini terhampar, seumpama firasy, karpet/tempat tidur. Jika bumi itu adalah sebuah hamparan seperti karpet, maka jika ada orang yang melakukan perjalanan terus menerus, maka orang itu pada akhir perjalanannya akan sampai pada ujung bumi yang terpotong dan tidak akan pernah kembali ke tempatnya semula. Penilitian dan pengalaman manusia telah membuktikan bahwa perjalanan yang dilakukan secara terus menurus ke satu arah tertentu tidak pernah menemukan ujung dunia yang terpotong, melainkan terus menerus ditemukan hamparan-hamparan demi hamparan di tanah yang di lalui untuk kemudian perjalanan itu berakhir pada tempat semula perjalanan perama dimulai. Hal ini tidak mungkin dapat terjadi jika saja bumi itu tidak bulat keberadaannya.
Selain dari sudut pandang Al Quran, kita bisa juga melihat pendapat beberapa ilmuwan islam. Diantaranya :
1.      Ibnu Khaldun (1332-1406 M) : “Ketahuilah,sudah jelas di kitab-kitab para ilmuwan dan peneliti alam bahwa bumi berbentuk bumi….” (Muqaddimah Ibnu Khaldun, Kairo)
2.    Qazuaini menyatkan bahwa salah satu bukti bumi berbentuk bulat adalah bintang-bintang dan planet-planet yang berbentuk bulat (Atsar Al Bilad wa Akhbar Al Bilad).
3.    Ibnu Taimiyah (1263-1328 M) : “Ketahuilah,bahwa mereka (para ulama) sepakat bumi berbentuk bulat.Yang ada di bawah bumi hanyalah tengah.Dan paling bawahnya adala pusat….” (Al Jawab As-Shahih li Man Baddala din Al-Masih).

Berdasarkan keterangan dan penjelasan tersebut, memang sulit untuk menyimpulkan bumi itu datar benarkah adanya datar atau tidak. Namun, kebenaran Al Quran dan para ilmuwan muslim tidak bisa dipungkiri. Walaupun berbagai teori modern bermunculan, tetap saja ketentuan yang dikemukakan oleh Al Quran dan ilmuwan muslim tidak bisa dikalahkan oleh teori apapun. Lalu, bagaimana pendapat sahabat Reaksi, apakah bumi itu tetaplah bulat atau datar?




 
Design by Free WordPress Themes | Tata Letak oleh Mochamad Latif Faidah