Liputan Tunas Unggul Festival 2018 yang ditulis Shofi dimuat dalam rubrik Belia Pikiran Rakyat halaman 20 pada Selasa (13/2)
Mau tau liputan selengkapnya, mari baca di bawah ini!
Kemeriahan TU Festival SMP Tunas Unggul 2018
Pada tanggal 2-3 Februari 2018, SMP Tunas Unggul
mengadakan TU Festival yang tak lain merupakan sebutan baru untuk Open House
yang telah dilaksanakan sejak tahun-tahun sebelumnya. TU Fest kali ini
mengangkat tema “Save Our Culture”. Acara ini terdiri atas beberapa
kegiatan, yaitu Open Class, Sarasehan OSIS, dan Jumpa Gembira Gerakan
Pramuka Satuan Penggalang (JUMBARA GRAPSAKA). SMP Tunas Unggul juga mengundang
beberapa pelajar Korea dari Seongjeong Middle School yang telah beberapa tahun
bekerjasama dengan pihak sekolah. Acara ini diketuai oleh salah satu guru SMP
Tunas Unggul, yaitu Pak Mustafa. Beliau berkata bahwa diadakannya TU Fest ini
bukan hanya untuk mengenalkan Tunas Unggul pada masyarakat, namun sekaligus
dapat mengembangkan kreativitas serta melekatkan budaya Indonesia khususnya
Jawa Barat pada siswa dan guru.
Hari pertama diisi dengan Open Class dan
Sarasehan OSIS. Dimulai dengan pembukaan serta beberapa sambutan di lapangan
depan gedung SMP Tunas Unggul. Dilanjutkan dengan Open Class yang telah
dibagi menjadi beberapa kelas dalam bidang tradisi yang berbeda-beda. Terdapat
kelas permainan tradisional, musik daerah, makanan tradisional, batik
Indonesia, dan aksara Sunda. “Capek, riweuh, tapi seru!” begitulah yang
diungkapkan Salmaa, salah satu siswi saat ditanya tentang kesannya mengisi Open
Class. Pada siang harinya, OSIS SMP Tunas Unggul mengadakan Sarasehan atau
pertemuan OSIS se-kota Bandung. Sarasehan OSIS ini baru pertama kali dilaksanakan
oleh SMP Tunas Unggul. Kegiatan ini mengundang sekitar 40 SMP yang berada di
kota Bandung serta Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mengisi salah satu
materi mengenai pencegahan narkoba. “Sarasehan OSIS ini bertujuan untuk
mengenal, mengetahui, dan menjalin silaturahmi antar OSIS SMP se-kota Bandung.”
ucap Aldifa, ketua OSIS SMP Tunas Unggul.
Hari kedua diisi dengan JUMBARA GRAPSAKA yang
mengundang beberapa SD di kota Bandung, khususnya Bandung Timur. Acara ini
diawali dengan apel pembukaan di aula SD Tunas Unggul. Kemudian, para peserta
memasuki pos-pos yang berisi materi oleh mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati.
Diakhiri dengan lomba joget komando oleh masing-masing regu dan pengumuman
pemenang. “Luar biasa!” itulah kata-kata yang terlontar dari Zulfa, salah satu
peseta GRAPSAKA dari SD Tunas Unggul.
Penulis: Shofiyyah Mutiara @shofiyyahmt
(Ketua Reaksi! 2017-2018)
Foto: OSIS dan Dokumentasi Guru
Alhamdulillah liputan yang dirilis ini merupakan kedua kalinya secara beruntun dari liputan Open House yang ditulis Adinda Shaffira tahun lalu. Semoga sobat Reaksi! tetap bersemangat untuk menulis dan mencatat tiap kejadian menarik di sekitar kita.
Salam karya!


23.29
Reaksi SMP TU




Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar