Senin, 08 Oktober 2018

Ceros dan Batozar - Tere Liye


Judul: Ceros dan Batozar

Penulis: Tere Liye

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

Jumlah halaman: 376 halaman

Ceros dan Batozar adalah buku pelengkap dari serial Bumi. Disebut buku pelengkap karena isinya tidak berhubungan langsung dengan cerita sebelumnya. Ini hanyalah cerita tambahan dari petualangan Raib, Ali, dan Seli ketika berkelana ke dunia paralel. Novel bergenre fantasi ini diterbitkan bersamaan dengan Komet, buku kelimanya, yaitu pada bulan Mei 2018.

Dalam sebuah karyawisata sekolah, Ali tanpa sengaja mendeteksi keberadaan dunia paralel di tempat bersejarah yang saat itu mereka kunjungi. Atas rasa ingin tahu yang tinggi, ketiga sahabat itu kemudian mencoba menerobos dunia paralel bersama ILY, kapsul ajaib yang dirakit oleh si jenius Ali. Kemudian, mereka bertemu dua petarung kembar yang memiliki kekuatan luar biasa. Raib, Ali, dan Seli juga menghadapi dua monster berbentuk badak raksasa yang anehnya hanya keluar di malam hari.

Lain cerita, ketiganya tanpa sengaja bertemu dengan sesosok monster yang diincar penghuni dunia paralel di sebuah rumah makan. Lagi-lagi, tiga sahabat itu nekat mengejar dan mencari informasi mengenai makhluk bernama Batozar itu. Meski telah diperingatkan oleh Miss Selena akan bahaya yang mengancam, mereka tetap gencar membuntuti Batozar yang bertubuh tinggi besar. Siapa sangka, mereka justru mendapatkan pengalaman berharga setelah menyingkap identitas asli monster tersebut.

Buku ini memiliki alur cerita yang menarik dan tidak tertebak. Dikemas dalam sampul yang unik dan rapi, setema dengan buku-buku sebelumnya. Isi ceritanya mengandung pelajaran dan hikmah tentang nilai-nilai kehidupan, khususnya persahabatan. Bahwa perbedaan tidak membatasi pertemanan dan justru mempererat kebersamaan.

Ceros dan Batozar direkomendasikan untuk para penggemar fantasi dan petualangan. Tidak membosankan meski memiliki jumlah halaman yang cukup tebal. Sangat cocok dibaca pada waktu luang. Isi ruang imajinasi sahabat Reaksi dengan karya Tere Liye yang satu ini!
                                                                                                                                             
Salam Karya - Shofi

Minggu, 30 September 2018

Ayah - Andrea Hirata



Judul: Ayah

Penulis: Andrea Hirata

Penerbit: PT Bentang Pustaka

Jumlah halaman: 412 halaman

Ayah merupakan sebuah novel yang ditulis oleh seorang penulis kondang asal Indonesia, Andrea Hirata. Beliau dikenal dengan karyanya berjudul Laskar Pelangi yang telah diterjemahkan dalam 34 bahasa asing. Lulusan Sheffield Hallam University ini bahkan memiliki Museum Kata, museum sastra pertama di Indonesia yang bertujuan untuk mendorong minat baca, khususnya di tanah air. Selain itu beliau juga berhasil memenangkan New York Book Festival 2013, kategori General Fiction.

Kisah ini dimulai dengan malam senyap yang menyisakan Sabari dengan lamunannya tentang Marlena, perempuan yang telah membuatnya gelisah, kecewa, menderita, tapi tetap cinta. Sabari, lelaki miskin, berparas jauh di bawah rata-rata, dan memiliki seorang kucing jantan bernama Abu Meong yang setia pada tuannya. Marlena, gadis elok menawan yang mampu menaklukan pria dengan satu kedipan mata. Dua insan yang saling bertolak belakang, namun menjadi peran utama dalam kisah asmara paling mengagumkan.

Sesuai dengan namanya, Sabari bin Insyafi, selalu sabar menghadapi halang rintang demi mendapat sang pujaan hati. Tak terhitung jumlah puisi yang kerap kali ia kirimkan pada perempuan berlesung pipi itu. Hingga akhirnya Sabari menjadi ayah dari seorang anak yang cerdas, tampan, dan baik hati bernama Zorro. Lagi-lagi, Sabari harus sabar menghdapi takdir kejam yang memisahkannya dengan dua orang yang paling dicintainya. Sabari adalah ayah paling lugu, gila, ambisius, dan pantang menyerah dalam menghadapi segala sesuatu.

Seperti biasa, Andrea Hirata selalu menyajikan sebuah karya dengan ciri khasnya yang menarik. Dikemas dengan rapi dan tertata sehingga membuat pembaca merasa nyaman. Memiliki alur yang tidak tertebak dan membuat  pembaca tidak kunjung bosan. Isi cerita yang mengagumkan, inspiratif, serta mengajarkan banyak hal khususnya tentang figur ayah yang kerap ditakacuhkan, dibiarkan, dan bahkan dilupakan.

Ayah sangat direkomendasikan bagi para penyuka novel inspiratif yang tidak terlalu berat dan mudah dipahami. Cocok dibaca untuk mengisi waktu senggang. Buku ini juga dapat memperkaya kosakata dalam berbahasa Indonesia. Jangan lupa untuk mengisi rak buku sahabat Reaksi dengan novel keren ini! 


Salam Karya - Shofi

Jumat, 31 Agustus 2018

Coraline



Hai, sahabat Reaksi!, memasuki tahun ajaran baru ini, Tim Reaksi TU bertambah anggota! Salah satunya adalah murid level 7 Chieftain bernama Zahra Ilma Zaidan. Ini adalah resensi pertama Zahra, mengenai sebuah film horror bernama Coraline. Salah satu film animasi menyeramkan, namun tetap seru. Mungkin, di antara teman-teman pernah menonton film ini. Ayo kita baca!



Judul: Coraline
Sutradara: Henry Selick
Genre: Horror
Rilis: 2009
Rating: ✩✩✩✩

         Film yang diproduksi tahun 2009 ini adalah salah satu film yang Based on the novel by atau dari novel karyanya Neil Gaiman, dan yang disutradarai oleh Henry Selick. Film ini juga diproduksi oleh Bill Mechanic, Claire Jennings, Henry Selick, Mary Sandell. Nah, pada film ini, Dakota Fanning, Teri Hatcher, Jennifer Saunders, Dawn French, Keith David, John Hodgman, Robert Bailey Jr, dan Ian McShane.
         Film ini bercerita tentang seorang anak yang bernama Coraline yang baru pindah ke sebuah rumah yang terbagi menjadi tiga yaitu, Basement menjadi tempat tinggal Miss Spink dan Miss Forcible, mereka adalah aktor teater senior yang pernah berjaya pada zamannya, di rumah utama tinggal Coraline dan kedua orangtuanya, dan di loteng tinggal Mr. Bobinsky. Mr Bobinsky atau Mr. B adalah pemain sirkus Rusia yang melatih tikus tikus. Suatu hari, Coraline melihat sebuah pintu kecil yang tertutupi wallpaper dinding, Coraline pun meminta ibunya untuk membuka pintu itu, ibu yang sedang bekerja merasa terganggu karena sedan membuat katalog kebun untuk Majalahnya, Coraline pun merengek, akhirnya ibunya pun membuka pintu itu tetapi degan syarat Coraline tidak mengganggunya ketika ia sedang bekerja. Setelah dibuka ternyata isinya hanya dinding berbatu bata. 
       Saat Coraline tidur, ia bermimpi ada seekor tikus di bawah tempat tidurnya Coraline pun mengejarnya, ternyata tikus itu masuk ke dalam pintu kecil itu! Saat Coraline membukanya, ternyata didalam pintu itu ada sebuah terowongan, karena Coraline penasaran dia pu masuk ke terowongan itu, ternyata terowongan itu mengarah ke sebuah pintu kecil lagi. Ternyata setelah Coraline membuka pintu kecil itu dia sampai di sebuah ruangan yang sama seperti di rumahnya Coraline pun kecewa, tiba tiba dia mencium harum makanan dari dapur.
           Saat ia ke dapur, dia melihat ibunya memasak saat tengah malam, tiba tiba Ibunya menoleh dan ternyata itu bukan ibunya! Melainkan orang yang menyerupai ibunya tapi kedua matanya adalah sepasang kancing hitam. Singkat cerita Coraline mendapatkan semua yang ia mau di rumah yang mata orang orangnya kancing semua. Tapi suatu hari ibunya yang bermata kancing menawari dia, jika Coraline mau tinggal di rumah yang semua keinginannya terkabul, ia harus bermata kancing dan dengan cara ibu kancingnya menjahitkan kancing hitam di matanya. Singkat cerita, Coraline tidak mau dan membuat ibu kancingnya marah, ternyata ibu kancingnya berubah menjadi monster berwujud laba laba dengan semua anggota tubuh yang terbuat dari jarum jahit. Selain itu, ibu kancing juga menculik ibu dan ayah Coraline yang asli dan mengurung mereka di sebuah snow globe. Dengan penuh usaha, Coraline pun membebaskan orangtuanya dan mengalahkan ibu kancing yang ternyata bernama Beldam. Akhirnya, Coraline pun hidup bahagia dengan orangtuanya dan tetangga- tetangganya.
           Alur cerita film ini tidak membosankan dan selalu membuat yang menontonnya terpana. dan penasaran. Efek animasi yang ditampilkan pada setiap adegannya terasa memuaskan. THAT'S SATISFYING!!! Ini terlihat saat adegan beldam menuangkan jus untuk Coraline, seakan nyata!  Juga saat ibunya Coraline memilih baju di sebua toko, penampakan setiap helai bajunya sepeti nyata. Namun sayang dengan efek menggunak clay film ini terkesan membosankan bagi penonton dewasa.
dengan segala keunikan yang ada film ini tetap layak ditonton sobat REAKSI! 
                                         
kalau udah baca nontok kuy :V

zhr ilm zdn 2018
follow IG: @zahrailma_z
                  @zahrailmaa_

            

 
Design by Free WordPress Themes | Tata Letak oleh Mochamad Latif Faidah